Create Your Own Creativity

           Hi Ahlannation! Gimana nih kabarnya? Semoga sehat selalu ya. Beberapa hari terakhir, lonjakan kasus positif Covid di Indonesia semakin parah guys, terlebih ketika awal tahun baru kemarin yang tembus satu juta kasus pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Pandemi ini bukanlah suatu hal yang patut disepelekan apalagi diperdebatkan, mengingat banyaknya kasus yang semakin bertambah dari hari ke hari dan tidak menurun. Di masa pandemi seperti sekarang, mimin mau kasih pesan nih ke kamu, jangan lupa maskernya dipakai kalau bepergian. Jangan sering sakit-sakitan, harus ekstra rajin, dan selalu jaga kesehatan, biar bisa selalu baca artikel Ahlan, ok.

           Pesan singkatnya segitu dulu ya, langsung aja yuk ke pembahasan. Ngomong-ngomong nih, kalian pernah dengar istilah revolusi industri 4.0? Revolusi industri 4.0 adalah istilah yang belakangan ini hits dan sering disebut-sebut oleh para tokoh nasional maupun internasional loh. Penasaran? Tenang aja, kita bakalan kasih tahu ke kalian kok. Yuk, simak!

            Pertama, kita akan membahas pengertian dari revolusi industri itu sendiri. Revolusi industri secara simpelnya adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Tercatat, sudah tiga kali perubahan besar terjadi di dalam sejarah perindustrian dan saat ini kita sedang berada di fase keempat. Namanya juga revolusi industri, berarti perubahan besar dalam dunia industri yang pastinya ada jutaan pekerjaan lama menghilang, dan jutaan pekerjaan baru muncul.

           Nah, kemudian apa sih yang dimaksud dengan 4.0? Jadi, dalam revolusi industri ada empat tingkatan guys. Tingkatan pertama adalah ketika sistem produksi masih mengandalkan otot dan tenaga air ataupun angin, datanglah mesin uap untuk memberikan pembaruan. Tingkatan yang kedua adalah ketika mesin uap digantikan oleh tenaga listrik. Tingkatan yang ketiga adalah tingkatan yang dipicu oleh komputer dan robot yang semakin meringankan pekerjaan manusia. Nah, kemudian muncullah revolusi industri 4.0 yang didasari dari ditemukannya komputer dan robot. Kalau kita perhatikan, perubahan-perubahan tadi berhubungan loh antara satu sama yang lain. Lalu, kemajuan apa sih yang muncul dan berdampak besar di dunia komputer kita akhir-akhir ini? Ya, itu adalah internet, yang mana semua komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Impactnya tentu dapat kita rasakan ya, semua pekerjaan menjadi begitu mudah dan efisien.

            Jika kita teliti memperhatikan, keberhasilan itu semua tidak terlepas dari yang namanya kreativitas. Ya, kreativitas itulah yang memunculkan daya cipta pada pikiran manusia, sehingga menghasilkan suatu terobosan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.

           Kita semua setuju, bahwa teknologi dan pola pikir manusia semakin berkembang dari waktu ke waktu. Ketika suatu zaman telah semakin berubah, yang harus dilakukan agar tetap survive dan tidak tereliminasi adalah beradaptasi. Beradaptasi dengan lingkungan baru, perkembangan baru, kebiasaan baru, dll.

           Nah, salah satu komponen penting dalam beradaptasi adalah berpikir kreatif. Lah, kok bisa, apa hubungannya? Gini-gini, ketika kita dihadapkan pada suatu kondisi baru atau kondisi yang upnormal, let’s say pandemi seperti sekarang. Di mana ketika segala sektor kehidupan down dan begitu terdampak, apa yang harus dilakukan orang-orang agar sektor-sektor tersebut tetap bertahan, bahkan melejit? Tentunya dengan berpikir kreatif bagaimana caranya mencari the best solution dan memperkecil risiko yang ada? Bagaimana caranya agar sektor tersebut tetap bertahan? Bagaimana caranya meng-create sebuah terobosan baru yang relevan dengan kondisi seperti itu? Semuanya tentu tidak akan tercapai apabila seseorang tidak mau berpikir kreatif.

           Perlu diperhatikan, bahwa tidak semua orang bisa dibilang kreatif ya guys. Orang kreatif cenderung terbuka terhadap pengalaman, suka memperhatikan, memiliki kesungguhan, menerima, dan merekonsiliasi sesuatu yang bertentangan, percaya diri, sensitif terhadap permasalahan, punya kemampuan mengombinasikan berbagai gagasan, dan selektif. Nah, sudah tahu ciri jadi orang kreatif? Sekarang, kita bakal share ke kamu tips-tips melatih dan meningkatkan kreativitas. Simak ya!

 1. Amati sekelilingmu.
Amati sekelilingmu – Source: Unsplash

           Banyak sekali fenomena yang terjadi di sekitar kita, mulai dari hal yang paling sepele hingga hal-hal yang viral. Kamu bisa mengamati itu semua, kemudian bayangkan dan gunakan pancaindra yang ada. Setelah itu, buatlah kesimpulan sesuai dengan yang kamu amati. Ini akan melatih dan mempertajam ingatan, karena kreativitas berarti mempertajam pikiran dan meningkatkan kepekaan indra kamu.

 2. Berimajinasi.
Berimajinasi – Source : Pixabay

           Imajinasi itu bukan hanya sekedar berkhayal ya guys, tapi juga merenung ataupun mencari celah dan kekurangan untuk perbaikan yang lebih baik. Cobalah untuk meng-“imajinasikan” apa saja yang perlu diperbaiki.

3. Mengambil sudut pandang yang berbeda.
Berpikir Out Of The Box – Source: Unsplash

           Bagi sebagian orang, berpikir dan bertindak out-of-the-box merupakan suatu hal yang merepotkan. Tapi, kamu akan terbiasa apabila sering berlatih. Jadi, mulailah melihat sesuatu dengan perspektif yang berbeda. Eits, tapi tetap rasional ya guys.

4. Lakukan hal baru.
Keluar dari zona nyaman – Source : Unsplash

           Get out from your Comfort Zone! Mulailah dengan melakukan hal-hal positif yang belum ataupun jarang dikerjakan. Karena sel-sel otak akan terprogram dengan hal-hal baru, sehingga membuka ruang kreativitasmu.

 5. Mencatat ide-ide inspiratif.
Mencatat ide isnpiratif – Source : Unsplash

           Basicly, ilmu dan kreativitas itu tidak terpisahkan. Maka ikatlah ilmu dengan mencatatnya. Catatlah selalu ide-ide inspiratif pada sebuah buku ataupun kertas. Jangan hanya diingat di otak, karena bisa saja lupa dalam sekejap.

6. Menambah wawasan.
Menambah wawasan – Source: Unsplash

           Wawasan sangat penting dimiliki oleh orang kreatif. Pelajarilah hal-hal baru, baik di dalam maupun di luar bidang yang kamu geluti. Manfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan produktif.

7. Disiplin.
Disiplin dalam segala kondisi – Source: Unsplash

           Orang kreatif adalah orang yang punya kedisiplinan untuk selalu menciptakan ide-ide baru dan ketekunan untuk mewujudkannya. Mulailah berdisiplin dalam segala kondisi and make a positive habbits.

           Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Sepele kan? Memang sepele banget, tapi take actionnya yang berat, right?

            Sebagai seorang millenials, kita dituntut untuk menjadi “Agent of repair” yang selalu kreatif dan inovatif. Mengingat kita sekarang hidup di era yang sangat kompetitif dan banyaknya saingan-saingan baru yang terus bermunculan dengan karya-karyanya. Sudah sepantasnya bagi kita untuk mulai membiasakan diri dengan selalu berpikir kreatif. Ide kreatif adalah kunci penting disaat peradaban dunia semakin modern. Bermimpi boleh besar, tapi tindakan harus dimulai dari yang kecil agar bisa menjadi besar.

           Lihatlah suatu permasalahan dengan berbagai sudut pandang daripada menganggapnya sebagai kendala. Jadikan suatu hambatan menjadi jembatan, dengan begitu akan tercipta suatu peluang yang akan berbuah solusi.

             Menjadi kreatif bukan hanya sekedar menciptakan, tapi juga mengembangkan. Kreativitas dapat dilatih dan bukan anugerah dari lahir. So, latih dan tingkatkan kreativitasmu, the more you practice, the more you get. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa, maka semakin banyak pula yang akan kamu dapat. Akhir kata stay creative, and see ya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *