Mempekerjakan Internet

Ilustrasi/Pixabay

     IPTEK berperan besar dalam perkembangan dan kemajuan peradaban umat manusia. Terlebih di zaman ini, internet selalu berubah dan berinovasi semakin canggih. Dahulu, internet hanya sebatas pembantu untuk keperluan militer, sekarang, menjadi teman untuk setiap kalangan. Orang-orang lebih banyak melakukan pekerjaan melalui gawai, khususnya selama pandemi ini. Semua butuh gawai, anak sekolahan ataupun pekerja kantoran. Tak heran jika internet dan gawai sudah menjadi kebutuhan primer. Di saat itulah, akses jaringan dan sumber daya berbasis nirkabel terus dikembangkan sebagai pengganti penggunaan jaringan kabel saat ini. Sebut saja IOT(internet of things), merupakan salah satu bentuk terobosan terbaru yang memiliki kelebihan dari segi fungsionalitas dan mendukung kinerja berbasis wireless.

   Pada kali ini, kita akan membahas seputar info yang berkaitan dengan internet of things, unsur-unsurnya, cara kerja, sampai contoh penerapannya. Harapannya lebih memahami konsep dan penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal lebih dekat IOT

Ilustrasi/unsplash

    Internet of things adalah suatu konsep atau program dimana sebuah objek memiliki kemampuan untuk mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan perangkat komputer dan manusia. Internet of things atau sering disebut dengan IOT saat ini mengalami banyak perkembangan.

     Menulik dari perkembangannya, IOT dilihat dari tingkat konvergensi teknologi nirkabel, microelectromechanical (MEMS), internet, dan QR (quick response) code. Karena kecanggihan sistem dan efisien bagi pengguna, tak sedikit teknologi telah menerapkan system IOT seperti sensor cahaya, sensor suara dari teknologi google terbaru, yaitu google AI dan Amazon Alexxa. Bahkan, di beberapa negara maju seperti Jerman dan China juga menerapkan sistem ini dalam mengatur kota mereka atau disebut juga dengan smartcity, segala bentuk aktivitas dapat termonitoring dengan baik oleh sistem dengan jaringan data berskala besar.

Unsur-unsur IOT

     Setelah mengetahui definisi dan perkembangan IOT, Setidaknya ada 5 unsur pembentuk, yaitu:

1.Artificial Intelligence

     AI atau kecerdasan buatan merupakan penemuan yang dapat memberikan kemampuan bagi setiap teknologi untuk berpikir. Adapun AI disini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai data, pemasangan jaringan, dan pengembangan algoritma dengan kecerdasan buatan.

   Hasilnya, teknologi atau mesin dapat melaksanakan berbagai perintah dan aktivitas tanpa menunggu instruksi dari pengguna secara langsung. Contohnya, AI pada robot pelayan di restoran jepang, robot ini layaknya pelayan manusia asli karena dibantu oleh AI.

2. Jaringan

    Konektivitas atau jaringan sangat diperlukan dalam system IOT. Dengan jaringan, setiap system akan saling terhubung sehingga menciptakan kinerja yang lebih efisien dan efektif.

3. Perangkat Ukuran Kecil

   Dalam perkembangan teknologi, semakin kecil suatu barang maka semakin sedikit memakan biaya, namun efektivitas dan skalabilitas semakin tinggi, sehingga lebih nyaman dan mudah dalam penggunaan sistem IOT.

4.Sensor

   Diantara perbedaan sistem IOT dan mesin canggih lainnya adalah sensor yang menjadi unsur didalamnya. Dengan adanya sensor mampu membaca dan mengartikan perintah, mengubah dari jaringan standar yang condong pasif menjadi sistem aktif yang selaras dengan dunia nyata.

5.Engagment

   Engagement atau keterlibatan aktif digunakan dalam system IOT. Dengan kata lain diterapkan metode paradigma aktif dalam berbagai konten dan layanan.

Cara kerja IOT

    Cara kerjanya adalah memanfaatkan instruksi pemrograman yang mana di setiap perintah argumennya dapat menghasilkan sebuah interaksi sesama perangkat yang saling terhubung secara otomatis. Sementara manusia hanya sebgai pengawas dan pengatur bekerjanya alat tersebut.

Contoh penerapan dalam kehidupan

      Di zaman ini, sudah banyak ditemukan sistem IOT telah diterapakan di berbagai sektor bidang. Disini, kita akan memaparkan 2 contoh keberadaan system IOT yang paling familiar.

1.Transportasi

    Dewasa ini, teknologi cerdas juga diterapakan di bidang tranportasi umum, seperti sistem autopilot pada mobil yang dapat berjalan sendiri sesuai dengan prosedur dan terprogram dengan baik, sehingga memungkinkan pengendara merasakan sensasi autopilot di pesawat. Contoh lainnya adalah bandara, hampir di setiap bandara menggunakan system IOT dalam menjalankan ketertiban dan keamanan calon penumpang.

2.Kesehatan

      Dalam bidang kesehatan, sudah banyak teknologi advanced yang dapat membantu kinerja dokter ataupun tenaga medis. Tak ketinggalan, IOT juga membuat sebuah terobosan baru dalam pengembangan alat medis untuk mendukung kinerja dari tenaga medis supaya lebih efektif, tepat, dan mengurangi resiko kesalahan.

    Contoh keberadaan IOT dalam kesehatan adalah membantu proses pendataan detak jantung, mengukur kadar gula tubuh, mengecek suhu tubuh, dan lainnya. Adapaun data yang diperoleh akan disimpan dalam penyimpanan data bersakala besar. Hal ini sangat membantu tenaga medis, sehingga tenaga medis tidak perlu lagi mencatat data secara manual.

Asumsi

   Tak diragukan lagi internet of things memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Disamping itu, IOT juga memiliki kendala yang cukup besar, seperti mahalnya dari sisi sumber daya serta penyusunan jaringan yang sangat kompleks. Hal ini membuat beberapa negara dan kota kesulitan dalam penggunaanya.

Referensi:
Mengenal Apa Itu Internet of Things dan Contoh Penerapannya, sekawanmedia.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *